Orgamas Kelompok 095

Pengorganisasian Masyarakat

Siklus KKN SISDAMAS 2017 harus dilaksanakan oleh mahasiswa untuk memenuhi salah satu kewajiban dalam pelaksanaan KKN. Siklus yang termasuk diantaranya adalah pengorganisasian masyarakat. Pada tahapan sebelumnya, kelompok 095 sebagai peserta KKN SISDAMAS 2017 telah melakukan tahapan sebelumnya yaitu pemetaan sosial. Namun pada tahap selanjutnya, peserta mengalami hambatan dalam pengorganisasian masyarakat karena berbagai faktor.  Faktor yang menghambat organisasi masyarakatnya antara lain, Tidak terdapat organisasi yang menjadi kelompok para pengrajin batu bata, sulitnya masyarakat menerima untuk diadakannya sebuah kelompok para pengrajin batu bata, dan pihak desa juga tidak dapat memaksa masyarakat untuk membuat kelompok para pengrajin bata. Maka dari itu, peserta mengganti proyek batu bata merah menjadi proyek perkebunan pepaya California.

img-20170210-wa0016_1

Masyarakat desa Sinartanjung mulanya menolak untuk menerima pembibitan pepaya California karena bersikap pesimis. Namun pada akhirnya Penanaman pepaya California diawali oleh ketua kelompok taruna tani yang merupakan kumpulan para petani pepaya California. Kelompok tani pepaya California diketuai oleh Bapak Kasmin. Pada awalnya, Bapak Kasmin bekerja sama dengan salah satu warga Langensari dalam penanaman pepaya California. Penanaman pertama dilakukan dengan jumah 100 pohon.

Warga yang tadinya pesimis mejadi tertarik pada pepaya California dan melakukan pembibitan. Setelah pembibitan yang dilakukan oleh warga berhasil, kemudian sebagian warga ada yang melakukan penanaman sendiri dan ada pula yang menjual bibitnya. Kebanyakan warga mulai meninggalkan pembibitan dan melakukan penanaman untuk mendapatkan hasil panen. Pengelolaan dan penanaman dilakukan oleh warga Sinartanjung dan Langensari. Bibit unggulan yang digunakan untuk penanaman adalah bibit yang berasal dari IPB bernama unggulan California F9.

Penanaman pepaya California dilakukan di dusun Pananjung dan dusun Sinargalih. Pepaya California awalnya ditanam pada lahan seluas 5 Ha dan mengalami perkembangan menjadi seluas 30 Ha. Setiap luas 1 Ha terdapat ± 1500 pohon. Pohon pepaya California merupakan tanaman yang membutuhkan air, namun tidak boleh mendapatkan air yang berlebihan. Maka untuk mendapatkan kualitas yang sangat baik, pepaya California harus mendapatkan perawatan istimewa selayaknya merawat bayi. Dengan perawatan yang baik ini pula, akan menghasilkan kualitas pepaya California dengan keistimewaan/keunggulan yang membedakannya dengan pepaya yang lain. Perawatan yang dilakukan salah satunya adalah dengan melakukan pemupukan. Pupuk bisa didapatkan dari GAPOKTAN bagian Saprodi.

Umur penanaman hingga panen biasanya tujuh bulan, namun untuk hasil yang memuaskan dan pemanenan yang serentak biasanya selama 8-9 bulan. Untuk pemanenan selanjutnya dilakukan seminggu sekali. Penghasilan dari panen apabila dirata-ratakan satu pohon mengahsilkan 2 kg pepaya. Selanjutnya pepaya di packing  dan masuk ke gudang. Pendistribudian pepaya California dijual secara langsung oleh petani dan petik oleh petaninya sendiri. Pepaya yang didistribusikan langsung oleh petani dikenakan harga senilai Rp. 1300,- per kg. Pada awal adanya pepaya California di Desa Sinartanjung mendapat penawaran harga yang baik yakni senilai Rp. 1800,- sampai Rp. 2000,- per kg. Distribusi pepaya California dilakukan ke daerah Tasik, Cirebon, Bandung, dan Jakarta.

Sebagian pepaya yang merupakan sisa pendistribusian dikelola oleh kelompok wanita tani. Anggota kelompok wanita tani tersebut membuat varian produk dari pepaya california, seperti manisan, dodol, jus, keripik, saos dan lain sebagainya. Produksi varian pepaya california oleh KWT ini dikirim sesuai pesanan. Pembagian hasil tani pepaya california dilakukan dengan perhitungan, pendapatan hasil panen dikurangi biaya-biaya operaional. Apabila terdapat keuntungan maka anggota kelompok taruna tani merundingkan untuk menentukan pembagian keuntungan dengan cara penggunaan kembali sebagai modal atau pun digunakan untuk refreshing oleh keluarga anggota kelompok tani.

Pengorganisasian masyarakat pada kelompok petani pepaya California di Sinartanjung adalah dengan adanya Kelompok Taruna Tani yang ikut bergabung dengan GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani). GAPOTAN desa Siartanjung awalnya bernama Mulya Tani namun setelah melakukan pemekaran pada 2009 berubah menjadi GAPOKTAN Rukun Makmur. Ketua kelompok Taruna Tani adalah Bapak Kasmin sedangkan GAPOKTAN diketuai oleh Bapak Sarwan dan sekretarisnya adalah Bapak Hendra. Kelompok taruna tani beranggotakan 25 orang.

Narasumber     : Bapak Hendra (Sekretaris GAPOKTAN)

Penulis             : Team 095

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s