Refleksi Sosial Kelompok 315

refso

Refleksi Sosial merupakan kegiatan yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran kritis masyarakat terhadap akar penyebab masalah sosial yang ada dilingkungannya. Menumbuhkan kesadaran terhadap masalah sosial yang dialami masyarakat itu sendiri sangatlah penting, karena dengan adanya kesadaran dalam diri masyarakat terhadap masalah sosial yang dialaminya dapat memudahkan mereka dalam merumuskan solusi pemecahan terhadap masalah yang sedang dialaminya.  Dalam upaya melakukan bentuk refleksi sosial, maka diperlukan sebuah analisis terhadap proses sebab akibat dari masalah sosial yang dihadapi masyarakat sehingga dapat menemukan sebuah solusi pemecahan yang akan langsung dirasakan oleh masyarakat dalam bentuk refleksi itu.

  • Analisa Sosial

Analisis Sosial merupakan usaha untuk memperoleh gambaran yang lengkap mengenai situasi sosial dengan menelaah kaitan-kaitan antar berbagai sub sistem dalam kehidupan masyarakat. Dalam proses refleksi sosial, ada beberapa masalah sosial yang terjadi didalam masyarakat yang berakibat bagi kehidupanya secara langsung

Berdasarkan hasil dari kegiatan sosialisasi awal dan rembug warga yang telah dilakukan di lingkungan RW 07 dengan mendatangi beberapa RT yang ada di lingkungan RW tersebut, para peserta KKN menemukan beberapa permasalahan yang terjadi di masyarakat dijadikan sebagai acuan dalam proses Refleksi Sosial. Masalah-masalah tersebut antara lain:

refso2

  1. Masalah lingkungan
  2. Sampah

Dalam permasalahan lingkungan, permasalahan sampah menjadi salah satu bentuk masalah yang penting diselesaikan di RW 07, didalam permasalahan sampah ini, masalah tempat pembuangan sampah manjadi poin penting perlu diselesaikan. Kendala tentang tempat pembungan sampah ini adalah karena tidak adanya tempat pembuangan sampah umum yang bisa digunakan masyarakat, masyarakat melakukan pembuangan sampah.

  1. Limbah Tahu

Terdapat  home industri (pabrik tahu) yang berada di rt. 30 dimana limbahnya itu menyebabkan polusi yang mengganggu masyarakat sekitar, yang seringkali menimbulkan aroma yang tidak sedap. Sehingga sering menyebabkan keresahan warga sekitar.

  1. Kesejahteraan buruh tani

Melihat dari kesejahteraan rw.07, 90% masyarakatnya bekerja sebagai buruh tani dan  apabila dilihatdari segi  perekonomiannya  RW ini masih jauh dari  kata sejahtera. Ada sedikit permasalahan dari RW ini yaitu dari segi lahan pertaniannya. Bu yanti selama ini telah mendirikan SPP (serikat petani pasundan) yang tujuannya yaitu membantu warga masyarakat khususnya RT 29 untuk mempertahankan hak-nya untuk lahan pertanian, yang sebelumnya di kuasai oleh pihak perusahaan yang belum mebebaskan hak guna usaha, dimana Bu Yanti mengajak kepada wargaya untuk tidak mau dibodohi oleh pihak luar, yang mana mayoritas masyarakatnya sebagai Buruh tani papaya California, kentang dan jagung.

 Harapan Masyarakat:

  1. Masyarakat mengharapkan bahwa dinas lingkungan hidup dan dinas kebersihan agar kembali berperan dalam pembersihan sampah tanpa mengeluakan biaya.
  2. Harapan warga agar limbah dari tahu tersebut   tidak  mencemari lingkungan.
  3. Mengharapakan agar pihak desa ikut berpartisipasi dalam pembangunan lahan.

 (Penulis           : kelompok 315)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s