SOSWAL di Desa Sinartanjung

dsc_0583

SOSWAL KKN SISDAMAS 2017

DESA SINARTANJUNG KECAMATAN PATARUMAN KOTA BANJAR

Sesuai dengan siklus KKN yang tertuang dalam buku panduan, agenda KKN pada hari Kamis tanggal 9 Februari 2017, peserta KKN SISDAMAS 2017 melaksanakan sosialisasi awal (SOSWAL) pada pukul 10.00 WIB di aula kantor Desa Sinartanjung. Acara dihadiri oleh Kepala Desa, Kepala BPD, perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan, tokoh masyarakat dan peserta KKN. Pembukaan soswal ini dipimpin oleh Pak Bambang sebagai Kepala Urusan Perencanaan selaku pimpinan rapat.

dsc_0594

Kepala Desa Sinartanjung, Bapak Iyan Ariyanto menyambut baik kedatangan peserta KKN dan memaparkan bahwa setiap kegiatan peserta KKN tidak terlepas dari pengawasan kepala kewilayahan Desa. Beliau pun menawarkan pola rancangan program kepada peserta KKN, seperti membentuk pola komunikasi antara peserta KKN dengan perangkat desa maupun masyarakat.

img_8537

Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Pepen Priyawan menitipkan peserta KKN SISDAMAS 2017 kepada aparatur desa serta menjelaskan tema “maheutkeun silaturahmi kungabakti ka lemah cai”. Beliau menyampaikan bahwa program kerja dari peserta KKN SISDAMAS 2017 untuk Desa Sinar Tanjung dilaksanakan dengan diskusi pada warga terlebih dahulu agar peserta KKN dapat mengetahui permasalahan yang ada di desa Sinartanjung. Beliau juga menyampaikan kepada peserta KKN agar dapat memulai kembali program pemerintah yaitu magrib mengaji.

dsc_0601

Koordinator desa, M. Jamil Fuadi mensosialisasikan fungsi dan tujuan dari KKN SISDAMAS 2017 yang merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Penelitian, Pendidikan dan Pemberdayaan. Disini, Jamil mensosialisasikan mengenai siklus KKN SISDAMAS 2017 yang terdiri dari 8 kegiatan, yang diawali dari kegiatan Sosialisasi Awal (SOSWAL) yang sedang dilakukan. KKN SISDAMAS yang merupakan kegiatan akademik dengan basis pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dengan supervisi dosen pembimbing lapangan. Pemberdayaan Masyarakat adalah suatu strategi yang digunakan dalam pembangunan masyarakat sebagai upaya untuk mewujudkan kemampuan dan kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan kata lain pemberdayaan masyarakat merupakan upaya pengembangan masyarakat dari kurang atau tidak berdaya menjadi punya daya dengan tujuan agar  masyarakat mencapai dan memperoleh kehidupan yang lebih baik.

Dalam program pemberdayaan ini individu atau kelompok, maupun komunitas berusaha mengontrol kehidupan mereka sendiri dan mengusahakan untuk membentuk masa depan sesuai dengan keinginan mereka. Gagasan ini bermakana bahwa pemberdayaan sebagai upaya mendorong masyarakat menentukan sendiri apa yang harus dilakun dalam kaitannya  dengan upaya mengatasi masalah yang sedang dihadapi sehingga masyarakat mempunyai kesadaran dan kekuasaan penuh didalam menentukan masa depannya. Sebagai fasilitator, mahasiswa peserta KKN akan membangun kesadaran kritis masyarakat.

Dalam upaya pemberdayaan masyarakat dapat dilihat dari tiga sisi, yaitu: Pertama, menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang (enabling). Disini titik tolaknya adalah pengenalan bahwa setiap mahasiswa, setiap masyarakat, memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Artinya tidak ada masyarakat sama sekali tanpa daya, karena jika demikian akan sudah punah.

Kedua, memperkuat potensi atau daya yang dimiliki masyarakat (empowering). Dalam rangka ini diperlukan langkah-langkah lebih positif, selain dari hanya menciptakan iklim dan suasana.  Perkuatan ini meliputi langkah-langkah nyata, dan menyangkut penyediaan berbagai masukan. Menananmkan nilai-nilai budaya modern, seperti kerja keras, hemat, keterbukaan, dan rasa tanggungjawab adalah upaya dari bagian pemberdayaan ini.

Ketiga, memberdayakan mengandung  arti melindungi. Dalam proses pemberdayaan, harus dicegah yang lemah menjadi bertambah lemah, oleh karena kurangnya pemberdayaan dalam menghadapi yang kuat. Oleh karena itu, perlindungan dan pemihakan kepada yang lemah amat mendasar sifatnya dalam konsep pemberdayaan masyarakat.

img_8499

Ketua BPD, Bapak Dede Kurdiana mewakili masyarakat Desa Sinartanjung mengucapkan selamat datang kepada peserta KKN SISDAMAS 2017. Beliau berharap dengan kedatangan peserta KKN SISDAMAS 2017 selama sebulan dapat menggali potensi yang dimiliki desa Sinartanjung sehingga bisa menjadi ikon atau kebanggaan di Kota Banjar, serta dapat menjadi pendorong agar program yang sempat terlupakan di masyarakat dapat berjalan kembali. Selain itu beliau menyebutkan salah satu program desa yang diadakan setahun sekali yaitu Musyawarah Desa bagi pembangunan desa.

Kegiatan sosialisasi awal ini dicetuskan oleh para peserta KKN Desa Sinartanjung yang dilaksanakan berbarengan dengan rapat koordinasi bulanan Desa Sinartanjung. adapun dalam proses pelaksanaan kegiatan sosialisai awal tersebut, para peserta KKN tidak bisa mengikuti kegiatan tersebut sampai dengan tuntas, dikarenakan pembatasan waktu yang diberikan oleh pihak Desa Sinartanjung dengan alasan masih banyaknya agenda rapat koordinasi yang harus dibahas oleh pihak desa secara pribadi. oleh karena itu, kegiatan soswal rembug warga dan refleksi sosial tidak dapat terlaksana secara maksimal, karena masih adanya beberapa potensi dan permasalahan yang belum terjawab secara lengkap. Maka sejumlah potensi dan permasalahan yang belum terjawab tersebut, akan dapat terjawab  lewat proses pemetaan sosial yang akan dilaksanakan pada keesokan harinya.

Penulis : Pencatat Proses Kelompok 95, 205 dan 315.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s