Profil Desa Sinartanjung

banjar

PROFIL DESA SINARTANJUNG

Desa sinartanjunng beralamat di jalan Insinyur Purnomosidi kecamatan pataruman kota Banjar provinsi jawa barat,dengan kode desa 3279022008. Pembentukan awal sinartanjung pada awal tahun 2009 berdasarkan hukum peraturan daerah no.02 thn 2009,dimana lokasi desa sudah tercatat secara legal dalam peta resmi wilayah dengan titik koordinat 108 LS / LU – 78BT/BB serta wilayah yang berbatasan dengan sinartanjung yaitu di sebelah utara (raharja / mekarharja),sebelah selatan (mulyasari),sebelah timur (rejasari)sebelah barat(pataruman).Selain memiliki identitas wilayah,desa ini pun memiiki struktur kepengurusan seperti kepala desa yang dipimpin oleh bapak Iyan Aryanto,bapak Dede Sahidin sebagai sekertaris desa, dan Bapak Dede Kurdiana menjabat sebagai  ketua BPD.

   Berdasarkan hasil observasi tipologi desa sinartanjung aadalah persawahan desa ini termasuk dalam klsifikasi SWASEMBADA dan termasuk dalam kategori desa pemula dengan memiliki komoditas unggulan dari pertanian adalah karet dan ubi jalar.wilayah desa sinartanjung memiliki luas wilayah 691 Ha yang terdiri dari lahan sawah,perkebunan, dan lainnya. Desa sinartajung berjarak  6 KM dari pusat pemerintahan,kecamatan dan pemerintah kota,sedangkan dari ibu kota provinsi berjarak 148 KM.

Kepala keluarga yang berada didesa sinatanjung berjumlah 1596 jiwa yang terdiri dari keluarga prasejahtera,sejahtera dan sejahtera III Plus. Jumlah penduduknya adalah 3824 jiwa terdiri dari 1877 laki-laki dan 1947 perempuan. Penduduk desa memiliki mata pencarian seperti karyawan yang terdiri dari pegawai sipil berjumlah 48 orang, TNI/Polri 8 orang dan swasta/BUMN 173 orang,sedangkan pekerjaan lainnya berupa wiraswasta / pedagang ,petani, buruh tani, nelayan,peternak, jasa, pekerja seni pensiunan dan lainnya yang tak banyak jumlahnya dan adapun penduduk yang tidak bekerja atau pengangguran sebanyak 34 orang.

Tidak hanya pekerjaan atau mata pencaharian desa sinartanjung pun memiliki rasio pendiidkan yang cukup baik karena antara pengajar dan murid memiliki perbandingan yang seimbang selain itu para penduduk desa diwajibkan belajar sampai jenjang perguruan tinggi namun untuk rasio kesehatan masih dikatakan belum memenuhi angka cukup karena berdasarkan hasil dari observasi tenaga kesehatan masih sangat minim yaitu hanya memiliki bidan yang tak lebih dari dua orang.

Masyarakat desa Sinartanjung terdiri dari 1596 kepala keluarga dengan taraf kehidupan yang berbeda, yaitu pra sejahtera, sejahtera, dan sejahtera III plus. Dengan jumlah kepala keluarga tersebut, terdapat 3824 jiwa yang hidup di desa Sinartanjung. Dari seluruh penduduk yang ada, warga yang sudah memiliki pekerjaan berjumlah 565 dan 3225 terdiri dari pensiunan sedangkan 34 orang masih pengangguran. Dilihat dari bidang pendidikan, tenaga pengajar dan murid mempunyai rasio yang bagus karena jumlah murid yang masih bisa ditangani oleh perbandingan jumlah tenaga pengajar yang ada. Namun, karena program Banjar menjadi Kota Cerdas baru direalisasikan sekarang-sekarang ini. Maka lulusan pendidikan masih didominasi oleh lulusan Sekolah Dasar (SD) yang berjumlah 1819 sedangkan seluruh masyarakat yang sudah mengenyam pendidikan adalah berjumlah 3057 orang dan yang tidak bersekolah adalah 9 orang.

Selain pendidikan, bidang kesehatan juga merupakan salah satu kebutuhan semua masyarakat. Tenaga kesehatan yang terdapat di desa Sinartanjung adalah 2 orang bidan. Untuk menunjang kebutuhan masyarakat dalam segala bidang, maka dibutuhkan sarana dan prasarana agar kegiatan semua bidang dapat terlaksana dengan baik. Sarana dan prasarana yang tersedia antara lain kantor desa, puskesmas pembantu 1 buah, poliklinik 4 buah, perpustakaan desa 1 buah, gedung sekolah TK 1 buah, gedung sekolah SD 1 buah, masjid 8 buah, Mushola 12 buah, prasarana transportasi jalan kabupaten berupa aspal sepanjang 8 Km, perahu motor 10 buah, prasarana air bersih berupa mata air 2 buah, sumur gali 931 buah, sumur pompa 23 buah, prasarana sanitasi dan irigasi berupa saluran drainase, MCK Umum 9 buah, jamban keluarga 900 buah, pintu air 1, dan saluran irigasi 12700 meter.

Menurut data desa yang terbaru, desa mempunyai anggaran sebanyak Rp. 3.609769.872,00. Anggaran tersebut didapatkan dari berbagai sumber dana, antara lain vbantuan pmerintah provinsi, pendapatan asli desa senilai, swadaya masyarakat desa dan kelurahan, alokasi dana desa, dan sumber pendapatan lain yang sah dan tidak mengikat. Keuangan tersebut digunakan untuk belanja publik/belanja pembangunan dan belanja aparatur/pegawai.

Desa Sinartanjung memiliki beberapa lembaga yang mempunyai peranan dalam mengatur masyarakatnya. Lembaga yang telah dibentuk antara lain LPM (Lembaga Pemberdayaan Mayarakat), lembaga adat, TP PKK, BUMDES, Karang Taruna, RT/RW. Dengan adanya lembaga tersebut juga didukung dengan adalanya lembaga keamanan dan ketertiban yang didukung oleh anggota linmas/hansip dan pos kamling.

Potensi desa dan kelurahan

Berdasarkan hukum Perdes No Perda No 2 Tahun 2009 dengan melihat peta wilayah desa Sinartanjung dibatasi oleh desa/kelurahan Raharja/Mekarharja Kecamatan Purwaharja di sebelah utara, desa/kelurahan Mulyasari Kecamatan Pataruman di sebelah selatan, desa/kelurahan Rejasari Kecamatan Langensari di sebelah timur, dan desa/kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman di sebelah barat. Luas wilayahnya berjumlah 691, 16 Ha yang terdiri dari tanah sawah, tanah kering, tanah perkebunan, dan fasilitas umum. Iklim yang berada di desa Sinartanjung ini memiliki curah hujan 2.000,00 mm, dengan jumlah bulan hujan adalah 8 bulan, suhu rata-rata harian 32oC, sedangkan letak ketnggian dari permukaan laut adalah 25 mdl. Adapun jenis dan kesuburan tanah adalah berupa tanah berwarna merah, tekstur tanah berupa lempungan, tingkat kemiringan tanah 5,00 derajat dan lahan terlantar seluas 0,28 Ha. Tingkat erosi tanah lebih didominasi dengan kategori tanah erosi berat. Topografi tanah yang terdapat di desa ini adalah dataran rendah dan bantaran sungai. Letak dari desa Sinartanjung berupa kawasan pertokoan, perkantoran/bisnis, kawasan industri, dan DAS/bantaran sungai. Orbitrasi desa Sinartanjung dengan lokasi pemerintahan kota Banjar memiliki jarak yang beragam. Jarak yang perlu ditempuh untuk mencapai kecamatan dan kabupaten sekitar 6 KM sedangkan untuk menuju ibu kota provinsi dibutuhkan waktu sekitar 4 jam.

Potensi perkembangan desa dalam bidang pertanian terbagi ke dalam beberapa jenis unggulan. Tanaman pangan yang dimiliki oleh 181 keluarga memberikan potensi dalam melestarikan alam dengan memanfaatkan lahan yang tersedia. Luas tanaman pangan ini didominasi oleh padi sawah. Selain padi, pembudidayaan lahan tanaman buah-buahan juga ikut dikembangkan. Terdapat 32 keluarga yang memiliki tanah perkebunan dengan hasil unggulan adalah Alpokat. Pemasaran dari hasil tanaman pangan dan tanaman buah-buahan ini dilakukan di pasar, melalui KUD, melalui tengkulak, melalui pengecer, ke lumbung desa/kelurahan, dan sisanya tidak dijual.

Adapun tanaman apotik hidup dan sejenisnya lahan perkebunannya dimiiki oleh 240 keluarga yang didominasi dengan luas perkebunan kelapa. Teknik pemasarannya sama dengan yang digunakan pemasaran tanaman pangan dan buah-buahan. Khusus untuk tanaman apotik, pemasaran juga dilakukan kepada konsumen secara langsung. Selain itu, terdapat juga hasil hutan berupa bambu dan jati. Hasil yang diperoleh dari hutan memberikan dampak pencemaran udara dan longsor/erosi. Pemasaran untuk hasil hutan dilakukan melalui KUD, lumbung desa, dan sisanya tidak dijual.

Selain tanaman, terdapat juga potensi desa yang berhubungan dengan ternak. Jenis ternak yang terdapat di desa Sinartanjung adalah sapi, ayam kampung, bebek, kambing, domba, dan angsa. Peternakan yang banyak dimiliki oleh masayarakat adalah peternakan ayam kampung, ini terjadi karena terdapat kemudahan untuk mengurusnya. Hasil dari produski peternakan yang berupa daging dengan jumlah pemilik usaha pengolahan hasil ternak adalah 3 orang. Untuk menunjang kehidupan ternak, tersedia sekitar 4 ton pakan hijau untuk setiap hektarnya. Pemasaran dilakukan di pasar, melalui KUD, melalui tengkulak, ke lumbung desa, dan sisanya tidak dijual. Untuk pemeliharaan ternak/padang penggembalaan, desa Sinartanjung memiliki lahan seluas 22 Ha.

Potensi lain yang berhubungan dengan hewan adalah perikanan. Jenis alat yang digunakan untuk budidaya ikan laut atau payau adalah pancingan dan jala. Untuk budidaya ikan tawar menggunakan saran pancingan. Jenis ikan yang dibudidayakan antara lain adalah ikan mas, mujair, gurame, dan lele. Pemasaran dilakukan di pasar, KUD, melalui tengkulak dan dijual ke lumbung desa.

Desa Sinartanjung memilki potensi lain yang berada dalam perut bumi, yaitu potensi bahan galian. Bahan galian yang dapat digunakan adalah pasar dan tanah liat. Untuk kepemilikan tanah liat ditangan oleh perorangan. Pemasarannya dilakukan di pasar, melalui KUD, melalui tengkulak, dijual ke lumbung desa dan sisanya tidak dijual.

Sumber daya air yang tersedia adalah air sungai dan mata air. Sumber air didominasi oleh penggunaan sumur gali. Kualitas air minum yang terdaat di desa ini memiliki kondisi yang baik karena tidak berwarna dan berbau. Berbeda dengan kualitas air sungai yang hanya satu jumlahnya, air sungai sudah tercemar, keruh, dan mengalami pendangkalan/pengendapan lumpur tinggi.

Terdapat pabrik (kapur, marmer, dan lain-lain) dan kendaraan bermotor yang menghasilkan polusi udara. Terdapat 3 jumlah lokasi dari seumber pencemaran pabrik. Polusi ini dapat mengganggu kesehatan berupa ganguan penglihatan/kabut, ISPA, dan lain-lain. Selain polus iudara, terdapat juga polusi suara yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan penduduk. Polusi suara berupa kebisingan ini bersumber dari kendaraan bermotor, kereta api, dan pabrik.

Desa Sinartanjung memiliki ruang publik/taman yang dibangun di tanah kas desa dengan luas 47.787 m2. Selain taman sebagai empat rekreasi, terdapat pula cagar budaya seluas 1,50 Ha. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati fasilitas yang sudah tersedia, meskipun hanya untuk refreshing saja.

Menurut potensi smber daya manusia, desa Sinartanjung memiliki rata-rata kepadatan penduduk 553,27 per KM yang didominasi oleh lansia. Pekerjaan yang dimliki oleh SDMnya kebanyakan adalah sebagai petani. Untuk angkatan kerja didominasi oleh penduduk yang pendidikannya hanya sampai tingkat SD. Selain pekerja, masyarakat didominasi oleh warga yang belum bekerja dan masih bestatus pelajar. Tenaga kerja yang tersedia didomnasi oleh warga yang berumur 18-56 tahun dengan tingkat pendidikan mayoritas tamatan SD. Dari seluruh masyarakat yang ada, mayoritas warga beragama Islam, hanya ada 2 orang yang beragama Kristen. Etnis warga yang ada di desa Sinartanjung adalah Sunda, Jawa, Betawi, Banjar, dan Aceh. Selain masyarakat normal, desa Sinartanjung juga memiliki warga yang mempunyai kekurangan dalam kemampuan fisik atau biasa disebut cacat mental dan fisik. Cacat mental dan fisik yang ada terdiri dari tuna rungu, tuna wicara, tuna netra, lumpuh, sumbing, idiot, dan stress, secara keseluruhan berjumlah 67 orang.

Potensi kelembagaan desa Sinartanjung didukung dengan dasar hukum pembentukan BPD oleh keputusan bupati, jumlah aparat pemerintahan desa, jumlah perangkat desa, jumlah staf, dan lain-lain. Dusun yang ada di lingkungan desa berjumlah 4 dusun. Rata-rata tingkat pendidikan aparat desa adalah SLTA. Adapun jumlah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berjumlah 9 orang. Kemudian terdapat beberapa lembaga kemasyarakatan desa antara lain LPMD/LPMK atau sebutan lain, PKK, Rukun Warga, Rukun Tetangga, Karang Taruna, kelompok Tani/nelayan, dan organisasii keagamaan.

Sebagai masyarakat Indonesia yang memegang prinsip demokratis, memiliki hak untuk mengikuti pemilihan umum kepala kabupaten/kota, kepala gubernur, legislatif (DPD/DPR/DPRD), dan Presiden. Tigkat partisipasi warga dalam politik cukup baik karena terhitung 90% lebih masyarakat menggunakan hak pilihnya. Selain faktor politik, lembaga ekonomi mempunyai peranan enting bagi desa Sinartanjung. Di desa ini terdapat lembaga ekonomi, dan unit usaha desa/kelurahan yang bernama Bumdes berjumlah 1 unit dan beranggotakan 2 orang. Terdapat industri kecil dan menengah berupa rumah makan dan restoran Usaha jasa pengangkutan darat (angkutan kota) dan angkutan sungai. Usaha lain yang ada adalah usaha jasa perdagangan, jasa hiburan, jasa gas, listrik, BBM dan ari, jasa keterampilan, dan jasa penginapan. Dalam bidang perekonomian, masyarakat hanya dikenakan satu jenis pajak yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan jumlah wajib pajak 3161 orang.

Lembaga pendidikan mempunyai peranan penting dalam menunjang pengetahuan masyarakat. Di desa Sinartanjung terdapat tiga jenis pendidikan. Pertama pendidikan formal yang terdiri dari TK, SD, dan SMP. Kedua, pendidikan formal keagamaan terdiri dari 7 Raudhatul Athfal. Ketiga, pendidikan non formal/kursus. Lembaga adat yang terdapat di desa ini melaksanakan kegiatan upacara perkawinan, kematian, kelahiran, bercocok tanam, dan upacara adat pembangunan rumah. Dari lembaga keamanan desa Sinartanjung bekerjasama dengan Hansip dan Linmas dan kerjasama dengan TNI-POLRI dalam bidang TRANTIBLINMAS.

Potensi sarana dan prasarana tersedia dari berbagai jenis. Dilihat dari prasarana transportasi darat dan laut/sungai berupa jalanan aspal. Untuk prasarana komunikasi terdapat sarana yang digunakan seperti warnet, penggunaan GSM, penggunaan CDMA, dan Televisi. Saran selanjutnya yang terdapat di sini adalah prasarana air bersih dan sanitasi. Prasarana air bersih didominasi oleh penggunaan sumur gali sedangkan sanitasi didominasi dengan penyediaan MCK umum. Selain itu, terdapat prasarana kondisi irigasi dengan panjang saluran primer 7.000,00 m dan panjang saluran tersier 5.000,00 m.

Prasarana dan sarana pemerintahan desa/kelurahan terdapat gedung kantor, inventaris dan alat tulis kantor, administrasi pemerintahan desa/kelurahan berupa buku data lembaga kemasyarakatan. Kemudian prasarana dan sarana badan permusyawatan desa/BPD menyediakan gedung kantro, ruangan kerja, kondisi listrik dan air bersih, inventaris alat tulis kantor dan administrasi BPD. Selain itu, terdapat prasarana dan sarana dusun/lingkungan atau sebutan lain berupa gedung kantor, alat tulis kantor, barang inventaris, dan lain-lain. Begitu pun dengan prasarana dan sarana lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan tersedia dari mulai alat tulis kantor, gedung kantor, buku administrasi, dan lain-lain.

Prasarana dalam peribadatan terdiri dari masjid yang berjumlah 8 buah dan langgar/surau/masjid berjumlah 12 buah. Prasarana olahraga terdiri dari lapangan bola, lapangan bulu tangkis, meja pingpong, dan lapangan voli. Prasarana kesehatan terdiri dari puskesmas pembantu, poliklinik/balai pengobatan, posyandu, dan balai pengobatan masyarakat yayasan/swasta. Sarana kesehatan yang lainnya terdiri dari dukun bersalin terlatih dan bidan. Prasarana energi dan penerangan menggunakan listrik PLN. Prasarana kebersihan terdiri dari gerobak sampah, tong sampah, dan truck pengangkut sampah.

 

Advertisements

1 Comment

  1. Assalamualaikum Wr. Wb.

    Terima Kasih Rekan-Rekan dari UIN Sunan Gunung Jati Bandung atas dedikasinya dalam progam Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sinartanjung. Kurang lebih satu bulan Rekan Rekan telah mengadakan KKN di desa ini Banyak sekali manfaat dan hikmah yang kami ambil dari kedatangan kalian semua di desa ini Di antara pengabdian kalian ialah :

    1. Memotivasi kembali masyarakat dalam melaksanakan shalat berjamaah di masjid, mendukung program GEMAR (Gerakakan Masyarakat Magrib Mengaji).
    2. Mensukseskan Promosi Desa dalam HUT Kota Banjar ke-14
    3. Membantu Administrasi Kependudukan Desa
    4. Mendukung program Petugas Pertanian Lapangan (PPL) dalam membuat profil pertanian Desa Sinartanjung
    5. Membantu masyarakat dalam tranfer ilmu pendidikan baik secara akademis di sekolah maupun mendukung dalam peningkatan akhlak mulia putra putri Desa Sinartanjung.
    Dan masih banyak kegiatan-kegiatan lain yang telah rekan rekan curahkan di Desa ini. Kami begitu terkesan atas pengabdian rekan-rekan semua.

    Kami tidak bisa membalas kebaikan kalian semua kecuali ucapan rasa terima kasih yang sebesar besamva semoga Allah SWT menganugerahi balasan yang lebih baik. Semoga kalian nanti tetap dikaruniai kesehatan, murah rejeki dan sukses apa yang kalian cita-citakan.

    Dan kami berharap Tali Silaturahmi tetap terjaga kendatipun Rekan Rekan kembali ke Kampus untuk meraih cita-cita kalian.

    Sebagai Pemerintah Desa Sinartanjung saya juga mewakili seluruh masyarakat untuk menyampaikan permohonan maaf sebesar besarnya manakala sebagai tuan rumah kami dianggap kurang pantas, kurang memuaskan dalam menyambut kehadiran Rekan-Rekan selama berada di desa ini Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya.

    Salam dari kami untuk keluarga.

    Wassallamualaikum Wr, Wb.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s